Cadik Terbenam (2001)
Telah tenggelam kini
cadik harapanku
tertempa badai nafsu
hingga,
hanya aku yang kini tinggal
menengadah ke langit harapan
bergumul dengan samudra dosa
tiada sepercik harapan pun menghampiri
betapa tidak,
amalku setitis minyak kasturi
menggenang di samudra nestapa
di tengah kelamnya semesta noda dan dosa
layar cadikku dulu
kian terbentang
tapi hanyalah ilusi yang dibangga
hanyalah tragedi yang tertutup tawa
lentikan jari kelingking yang menyela
amalku dulu yang ku puja
kini sirna terpuruk noda nafsu
intan manikam amalku
serasa batu terhampar sia
cadik tetaplah cadik
layar terbentang mudah terhempas
seribu kayuh dayung
hanya memercik ombak
aku tersungkur
aku terbujur
sombong..sombong
aku ma’siat
sombong..sombong
Aku durhaka
harapanku menanti
rambu sinar mercusuar pengampunan
DIarsipkan di bawah: puisi dan syair