Aku yang Bebal

Aduhai Robb, ternyata selama ini Kau tahu semua pengkhianatanku pada Mu, bahkan sebetulnya Kau telah sering menyindirku.

Aduhai Robb ku, ampuni aku … maafkan kebodohanku. Mungkin aku tak patut mendapat perhatian dari Mu, bahkan kasih sayang Mu … karena sungguh aku telah mengkhianati cinta Mu.

Aduhai Robb ku yang dirindu, ampuni aku yang bebal dengan sindiran Mu … ampuni aku yang telah tuli hatiku dan buta nuraniku …

Selama ini orang yang baik menjauhiku tanpa ku tahu … hatiku kian lama, kian dingin kaku … betapa sulitnya aku mendekati ilmu … kebenaran pun seakan enggan menemuiku … sedih dan gelisah semakin menyesakkan hati tanpa ku mengerti … bahkan jasadku pun kini asing bagiku.

Allohu Robbuna, telah berbekas memang kejahatanku pada diriku …
Seperti gigi yang tanggal takkan tumbuh kembali … seperti patahnya gading yang takkan sempurna lagi … dan tinta harian atasku telah tertuang habis sulit terhilang.

Namun, sungguhlah Engkau Pemilik nama Rohman Rohim … Maha Pengasih dan Maha Penyayang … yang Ghofar Ghofur … Engkaulah Yang Maha Pengampun … pada Mu lah segala keputusan hingga makhluk terbentuk dan situasi terukir.

Maka ampunilah aku … jangan Kau berpaling dariku … jangan lagi Kau marah padaku … karena siapa lagi kalau bukan Kau harapanku.

Tinggalkan Balasan