Aku tahu kau pasti mengerti, bahwa aku menyimpan rasa kepadamu …
Aku tahu kau pasti tahu, bahwa aku menyimpan rindu kepadamu …
tapi aku tak bisa berbuat apa-apa,
kecuali hanya hatiku yang bergetar saat teringat kamu …
kecuali hanya lamunanku terhadapmu di saat sepi ku …
kecuali hanya gumam dan lanturan kata-kataku menyanjung-nyanjung mu
aku tak malu jika semua tahu apa yang ku perbuat untukmu
aku tak malu jika semua berkomentar tentang kelakuanku
yang ku tahu … aku cinta kamu
ribuan bait syair dan puisi ingin kutuangkan
untuk menyanjung dan merayumu,
untuk merayu dan mengemis cintamu,
dan maaf darimu atas kelakuanku …
namun aku tak kuasa dari
tubuhku yang terbatas dayanya,
otakku yang terbatas kemampuannya,
waktuku … waktuku … aku minta sedikit kesempatan lagi
memang tak seperti pemuda yang merayu wanita dengan bunga …
tapi dengan hati aku berkata …
dengan rindu aku berharap …
dengan cinta aku berbuat …
aku tahu pasti kau akan mengerti
DEMI KAU … HANYA DEMI KAU SAJA !!! aku begini …
DIarsipkan di bawah: curhat, ksatria bicara cinta, puisi dan syair
Jakarta, 16 Sep’08
Ketika pintu rindu kubuka,
kurebah menanggung rasa yang tak ingin kulepas..
meski menyisakan gundah..
rindu…
Semakin hari kian rasa itu membentang
menusuk dengan guratan indah yang tak ingin kulupa
rindu…
rindu…
aku ingin memelukmu sampai aku lela