Oleh: Ksatriaku | 7 April 2007

Cadik Terbenam

Cadik Terbenam (2001)

 

Telah tenggelam kini

cadik harapanku

tertempa badai nafsu

hingga,

hanya aku yang kini tinggal

menengadah ke langit harapan

bergumul dengan samudra dosa

tiada sepercik harapan pun menghampiri

betapa tidak,

amalku setitis minyak kasturi

menggenang di samudra nestapa

di tengah kelamnya semesta noda dan dosa

layar cadikku dulu

kian terbentang

tapi hanyalah ilusi yang dibangga

hanyalah tragedi yang tertutup tawa

lentikan jari kelingking yang menyela

amalku dulu yang ku puja

kini sirna terpuruk noda nafsu

intan manikam amalku

serasa batu terhampar sia

cadik tetaplah cadik

layar terbentang mudah terhempas

seribu kayuh dayung

hanya memercik ombak

aku tersungkur

aku terbujur

sombong..sombong

aku ma’siat

sombong..sombong

Aku durhaka

harapanku menanti

rambu sinar mercusuar pengampunan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: