Oleh: Ksatriaku | 10 September 2007

Munajatku

{tulisan berikut ini khusus teruntukku sendiri, tapi kalau iseng mo baca ya silahkan saja}

Ku layangkan benakku bertamasya ke tepian pantai yang memutih. Ke suara tenang nan damai, ku palingkan pandangku, deru samudra membiru. Lalu ku benamkan sebagian kaki, pasir dan ombak pantai terasa menyentuh lembut jemari dan telapak kaki. Alangkah nyaman dan tenang, ahhh … begitu damai. Buih-buih lautan hilir berganti terus menyentuh kaki. Ku raup dan pecahkan butiran demi butiran, lenyaplah buih dalam genggaman. Tak seberapa lama bergerombol butiran buih mulai kembali menempel di kaki dan bebatuan sekitar. Ya Ilahi, seperti inikah dosaku? ku buat dosa lalu ku coba tebus dengan beberapa lembar rupiah sisa saku, semua hartaku atau dengan amalan-amalan seikhlasku, lalu kembali dosa merayu lebih mesra. Ya Alloh bila dosaku sebanyak buih dan gelembung di tujuh lautan, maka ampunilah aku karena rahmat-Mu melebihi butiran atom H dan O penyusun tujuh samudra.

Ku merenung lebih dalam sunyiku menghitung amalku seakan sebesar gunung, lalu ku hitung pula dosaku … oh seluas samudra, duhai Robb-ku ampuni aku karena Engkau sangat sayang kepada hamba ciptaan.

Bila ku kurangi segunung amal baikku dengan kesia-siaan dan kecerobohanku, -ya Alloh jangan Kau tambah beban dosaku- semoga sisa amal baik yang tinggal sebulir benih padi ini akan bertambah dan bertambah seperti sebulir benih yang di tanam lalu tumbuh sebatang pohon padi yang berbenih banyak, sebanyak benih itu ditanam lalu tumbuhlah berlipat kali pohon padi yang berbiji, hingga dari sebulir benih padi yang tersisa dapat mengenyangkan serombongan musafir yang bermukim.

Ya Alloh bila sisa amalku Kau takar lagi dengan takaran keikhlasan, tinggallah sebesar butir eletron yang tersisa, lalu bila Kau hanya terima amal yang berkualitas dari amal-amal baikku, akanlah sebutir Quark yang tersisa bagiku. Ya Alloh dengan sebutir Quark amalku, jadikanlah sebagai penghadir rahmat dan kasih sayangmu kepadaku hingga kau hadirkan Ridho-Mu untukku, maka ampunilah dosa-dosaku sepenuhnya.

Ya Alloh kali ini aku datang mengadu kepadamu dalam sunyi dan kesendirianku aku menangis merintih kepadamu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: