Oleh: Ksatriaku | 6 September 2012

Motivasi : Mengatasi Takut (bagian 1)

Mengatasi Takut

Mengatasi Takut

Sebagai titik awal, apa yang perlu Anda lakukan adalah memahami berbagai faktor, yang telah menjerumuskan Anda ke dalam ketakutan dan kekhawatiran.

Brian Tracy memberi segepok tips berikut ini untuk Anda.

KETAKUTAN ANDA BERASAL DARI MASA LALU

Ketakutan Anda bersumber dari masa kecil Anda. Bisa juga, ketakutan Anda berasal dari sebuah trauma di masa-masa sesudahnya.

Ketakutan yang Anda rasakan sekarang, sumbernya bukan dari sekarang. Sumbernya adalah masa lalu. Semua warisan gelap dari masa lalu itu, akan menciptakan dua jenis ketakutan, yaitu:

1. Takut gagal; dan
2. Takut ditolak.

Ketakutan Anda akan kegagalan, menyisakan satu jenis pemikiran di kepala Anda, yakni:
 “Aku nggak bisa, aku nggak bisa, aku nggak bisa.”

Ketakutan Anda akan penolakan oleh lingkungan, juga menyisakan satu hal yang sama, yaitu:
 “Aku harus, aku harus, aku harus.”

Dengan dua “modal dasar” ketakutan itu, berjalanlah hidup Anda dengan segala carut dan marutnya. Mulailah Anda dihantui oleh berbagai hal ini:

– Takut kehilangan uang.
– Takut kehilangan waktu.
– Takut kehilangan hubungan baik.

Itulah “modal disetor” Anda. Modal yang terus tumbuh dan berkembang, menjadi berbagai “badwill” sebagai lawannya “goodwill” serta “disagio” Anda.

Anda akan mulai mengembangkan diri menjadi orang yang hipersensitif. Sensi kata orang. Anda menjadi terlalu peka pada pendapat orang lain, dan Anda menjadi terlalu peka pada kritik. Bahkan, Anda bisa berubah menjadi ekstrimis, dengan tidak mengambil tindakan apapun, hanya karena takut orang lain akan tidak menyetujuinya.

Ketakutan mulai membuat Anda  terus mengeluh atau bahkan lumpuh

Ya, Anda menjadi lumpuh dan tertahan di sebuah titik, tanpa merasa mampu melakukan berbagai tindakan konstruktif, untuk mengejar semua impian dan harapan.

Anda ragu, Anda terjebak status quo, Anda menunda dan terus menunda. Anda terus mencari alasan demi alasan. Dan dijamin, Anda akan selalu berhasil menemukan alasan penundaan ini. Anda akan mengalami “hyper-accelerated amortization” terhadap semangat untuk te rus maju.

Itu berbahaya, sebab Anda bisa berakhir dengan rasa frustrasi. Dengan tangan dan kaki dirantai. Dengan mata buta. Dengan telinga tuli. Dengan pikiran yang rusak. Dengan hati yang keropos.

Dan, dengan terpenjara oleh sebuah jebakan ganda yang paling mengerikan:

“Aku harus, tapi aku nggak bisa.”
“Aku nggak bisa, tapi aku harus.”

Anda sudah tak bernyawa sebelum tertusuk pedang.

KETAKUTAN ANDA BERASAL DARI SIKAP MENGABAIKAN

Jika Anda – apalagi sekarang – memiliki informasi yang sangat terbatas, Anda akan cenderung tegang dan merasa tidak nyaman. Tegang dan tidak nyaman, tentang apapun proyeksi hasil dari tindakan Anda.

Ingatlah kembali bagaimana diri Anda. Untuk bidang atau lapangan yang Anda tahu persis seluk-beluknya, parahkah rasa ketakutan Anda? TENTU TIDAK…

Era sekarang ini disebut orang dengan era informasi. Sebuah era di mana segala informasi, dikomunikasikan kepada Anda dengan terus-menerus dan tanpa henti, seperti air bah atau tsunami. Jika Anda tidak pandai menyikapinya dengan filtrasi, maka Anda akan terlindas dan tergilas. Tertimbun dan tersuruk jauh di bawah, diguyur milyaran informasi yang terus menumpuk makin meninggi.

Ada contoh yang paling nyata untuk Anda, tentang risiko dari minimnya informasi. Anda, adalah saksi dari salah satu peristiwa paling memilukan dalam sejarah umat manusia. Ingatkah Anda bahwa korban terbesar di bibir pantai saat tsunami Aceh 2004, adalah mereka yang kurang informasi?

Saat tembok air yang pertama menerjang, mereka melihat dengan jelas sebuah pemandangan yang menakutkan. Dengan segala upaya mereka mencoba menyelamatkan diri. Saat air laut jauh menyurut, mereka mengira bahwa bencana telah berhenti. Mereka salah. Saat gelombang kedua dari tsunami itu kembali, mereka menjadi contoh tragis dari situasi yang kurang informasi.

Sikap mengabaikan informasi, akan membangun rasa takut terhadap perubahan. Semua yang berubah adalah bukan kawan, semua perubahan harus dilawan. Anda takut pada apapun yang tidak Anda ketahui. Anda tak mau melakukan apapun yang kategorinya “baru” dan “berbeda”.

Untuk membantu Anda, artikel berikut ini – tentang bagaimana orang menjalani perubahan, perlu Anda baca:

https://cyberknight.wordpress.com/2012/09/06/motivasi-mengatasi-takut-bagian-2/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: