Oleh: Ksatriaku | 11 Desember 2012

Tips : Merawat Batik

Bill Gates dan Batik

Bill Gates dan Batik

Batik Muslimah

Batik Muslimah

Tips Merawat Baju Batik – Merawat pakaian batik memerlukan perhatian lebih dari pada merawat pakaian atau baju pada umumnya.

Hal ini dikarenakan proses pembuatan batik menggunakan bahan-bahan alami yang diambil langsung dari alam. oleh karena itu harus ada perlakuan khusus agar warnanya tidak luntur dan pudar.

Tentunya Anda pasti tidak akan mau bila baju batik yang Anda beli dengan harga ratusan ribu hingga jutaan akan berakhir dengan warna luntur atau kusam.

Mungkin Anda akan bertanya-tanya “perlakuan seperti apakah dalam mencuci baju batik agar tidak luntur dan warna baju batik tetap alami seperti baru?”.

Jawabannya adalah “Lerak”. Iya biji/buah dari tanaman lerak. Bahan ini dapat kita temui di pasar-pasar tradisional. Tapi di zaman sekarang ini mungkin akan cukup merepotkan bagi kita untuk memproses perawatan dan mencuci batik dengan cara tradisional. Nah, ada cara yang praktis, yaitu dengan Sabun Lerak yang sekarang sudah banyak beredar di toko-toko batik maupun di jasa binatu / laundry atau juga bisa langsung pesan ke penyedia sabun lerak di www.BatikSoccer.com (0877 36 1111 96 )

Sabun Lerak - khusus Batik

Sabun Lerak – khusus Batik
grosir : 0877 36 1111 96

Persiapan:
A. Siapkan sabun lerak. Lerak bisa anda dapatkan di toko bahan laundry atau toko batik. (grosir sabun lerak : 0877 36 1111 96)
B. Siapkan ember untuk perendaman.
C. Hanger untuk menjemur.

Cara mengerjakannya: bisa dengan mesin cuci atau bisa pula dengan handwash/tangan. Tidak dianjurkan untuk bahan pakaian berwarna putih. Khusus untuk pakaian berwarna gelap.

Perlakuan Umum / Biasa (menggunakan mesin cuci) :

  1. Tuangkan Sabun Lerak ke dalam air dengan perbandingan 500 cc sabun lerak dengan 15 liter air di dalam mesin cuci (perkirakan volume air mesin cuci, saat diputar akan berbusa).
  2. Saat membilas, bisa ditambahkan beberapa tetes ekstrak/essence jeruk, tea tree, mint, atau nilam agar pakaian menjadi harum.
  3. Untuk menghilangkan bau tak sedap dan melemaskan pakaian, bisa ditambahkan baking soda sebanyak 50 gram, atau cuka masak seperempat gelas (50 cc) pada air pembilasan terakhir.

Perlakuan Khusus -untuk Batik Exclusive (handwash/tangan) :

  1. Tuangkan secukupnya (kurang lebih 1-2 tutup botol) ke dalam ember yg telah diisi air 2-3 Liter air (untuk kapasitas mencuci per piece/per potong).
  2. Rendam batik ke dalam larutan sabun Lerak sekitar 15-30 menit.
  3. Saat mencuci, batik jangan dikucek atau diperas, cukup dengan diangkat-celup saja. Untuk bagian yg terlihat kotor seperti kerah, gunakan jari anda untuk menggosok-gosokan secara lembut bagian tersebut agar kotorannya hilang.
  4. Bilas batik dengan cara merendam ke dalam air bersih sekitar 5 menit dengan cara diangkat-celup juga. Jangan gunakan softener, cukup dengan air bersih.
  5. Setelah selesai membilas, angkat batik dan serap airnya dengan handuk sambil diremas-remas lembut. Jangan memeras batik karena dapat menghancurkan serat dan merusak bentuknya.
  6. Pasang batik di hanger lalu jemur di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung.
  7. Setelah batik kering, usahakan agar tidak menyetrika dengan setrika biasa. Gunakanlah hand steamer untuk melicinkan dan merapikannya.
  8. Finishing: Taburkan bunga melati disekelilingnya atau semprot dengan parfum beraroma melati agar terkesan natural dan eksotis.

Demikian share tips tentang perawatan baju batik. Semoga bermanfaat.

info tambahan : http://id.wikipedia.org/wiki/Lerak


Responses

  1. oowh lerak ya pak,
    dulu waktu kecil sering jumpain di deket pemandian umum, biasanya dipake buat nyuci pakaian

    • yep, Lerak.
      Bener. Justru yang sering digunakan orang-orang jaman dulu itu lebih alami, lebih sehat, dan lebih ramah lingkungan🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: